Open Architecture -Open Structure -Open Space 

     Sebuah third place perlu terbuka bagi siapa saja tanpa melihat latar belakang masing individu maupun komunitasnya. Namun, keterbukaan ini tetap perlu hidup dalam sebuah konteks sosial, yaitu konteks sosial masyarakat kota termasuk dengan keragamannya. Third place sebagai tempat yang mampu mengakomodir kebutuhan kota diharapkan mampu berfungsi secara fleksibel dan juga dinamis menurut irama masyarakatnya.

     Pemilihan struktur pun menjadi penting, dikarenakan keperluan untuk menyambung dan menghubungkan antar program sehingga setiap program dapat saling mengisi dan beroperasi dengan tanpa hambatan. Pemilihan struktur ini diharapkan juga dapat mengartikulasikan komunitas yang tergabung di dalamnya, karena itu struktur perlu dibuat secara terbuka. Keterbukaan memiliki peran penting agar setiap program memiliki kesempatan yang sama, namun hal ini akan bertentangan dengan sifat arsitektur yang berorientasi pada hierarki.

   Hierarki memiliki berbagai macam bentuk ada yang bersifat linear, choroidal dan toroidal, atau yang terbaru adalah jaringan, serta kombinasinya. Bentuk-bentuk hierarki yang seperti ini perlu dipelajari dan disesuaikan dengan masyarakat kota yang dinamis. Arsitektur dalam perjalanan sejarahnya, selalu mengalami eksperimen. Spiro Kostof melakukan pengamatan sejarah berbagai kota dengan hubungannya terhadap bentuk serta politik yang terjadi pada kota itu. Di dalam tulisannya hierarki itu merupakan pernyataan politik (kekuasaan) penting  terhadap  bentuk kota, demikian pula dengan ruang arsitektur yang dibentuknya. Ruang arsitektur memiliki prosesi, urutan hierarki yang sangat jelas seperti pada ruang gereja misalnya. Bahkan menurut Beatriz Colomina bahwa ruang-ruang arsitektur dapat menyatakan gendernya atau mewakili gendernya.

     Struktur dalam arsitektur selain dimengerti sebagai penopang (supporting) bangunan dan menyebabkan bangunan dapat berdiri, akan tetapi struktur dapat dilihat sebagai hubungan antar ruang dan kumpulan ruang. Struktur memiliki hierarki dan setiap elemen dari hierarki itu memiliki fungsi khusus yang bila ditautkan dapat beroperasi untuk hal yang lebih besar seperti the third place. Pemilihan struktur merupakan cerminan dari aktivitas didalamnya dan komunitas yang direpresentasikannya. Komunitas kota merupakan komunitas yang sangat beragam, dinamis dan serba cepat, karena itu diperlukan struktur tidak statis melainkan yang mampu menyeimbangkan dengan kondisi komunitas kota. 

TARUMANAGARA

BEST ARCHITECTURE FINAL PROJECTS

logo-untar-1.png